Minggu, 10 April 2016


  1. Kota Kingston >> Sebagai Ibukota Negara Jamaika


    Profil Singkat

     
    NamaResmi                    
    :
    Jamaika
    Ibu Kota Negara
    :
    Kingston
    Kepala Negara
    :
    Ratu Elizabeth II
    Bentuk Pemerintahan
    :
    Monarki Konstitusional
    Wakil Kepala Negara
    :
    Gubernur Jenderal Sir. Patrick Linton Allen (sejak 26 Februari 2009)
    Kepala Pemerintahan
    :
    Perdana Menteri Portia Simpson-Miller (sejak 5 Januari 2012)
    Hari Nasional
    :
    6 Agustus (1962, kemerdekaan dari Inggris)
    Letak Geografis
    :
    Kepulauan yang terletak di perairan Karibia, sebelah selatan Kuba
    Luas Wilayah
    :
    10.991 Km2
    Jumlah Penduduk
    :
    2.721.252 (est 2013, World Bank)        
    Bahasa Nasional
    :
    Inggris
    Kelompok Etnis
    :
    Kulit hitam 92,1%, campuran 6,1%, keturunan India 0,8%, lain-lain 1,1% (est 2011, CIA Fact Book.)
    Agama
    :
    Protestan (mayoritas), Katolik Roma, Islam, Hindu, Yahudi.
    Mata Uang
    :
    Jamaican Dollar (1USD =114.96 JMD) (April , 2015)

    Bagaimana sejarah Negara Jamaika?????

    Jamaika merupakan sebuah negara pulau yang terletak di Laut Karibia dengan luas sekitar 11.000 km persegi, dan terletak sekitar 145 kilometer (90 mil) selatan Kuba serta dengan Amerika Tengah di sebelah Timur. Diperkirakan, yang pertama menetap di pulau Jamaika adalah orang Arawaks, yang mana Jamaika itu mereka sebut Xamayca (tanah kayu dan air). Orang Eropa pertama yang tiba di pulau tersebut adalah Christopher Columbus pada tahun 1494, yang segera mengklaim Jamaika sebagai milik Spanyol. Pada awal abad ke-16, koloni pertama mulai didirikan. Orang Eropa dengan cepat mendudukkan Arawaks, membunuh banyak diantara mereka dan sisanya dijadikan budak. Setelah koloni didirikan, budak dari Afrika pun juga di bawa ke Jamaika untuk dijadikan pekerja. Pada pertengahan abad ke-17, Inggris merebut Jamaika dari Spanyol. Pada saat itu para budak ditinggalkan yang kemudian melarikan diri ke pegunungan Jamaika dan bergabung dengan Arawaks membentuk koloni baru yang disebut Maroon. Pemberontakan besar para budak melanda Jamaika pada abad ke-18 dan awal abad ke-19 yang mengarah pada penghapusan perbudakan pada tahun 1834. Mulai tahun 1940-an, Jamaika mulai mendapat otonomi luas dari Kerajaan Inggris. Pada akhir tahun 1950-an, Jamaika bergabung dengan Federasi Hindia Barat namun segera mengundurkan diri dan akhirnya mencapai kemerdekaan penuh pada tahun 1962.
    Peta Negara Jamaika



    Untuk lebih lanjut, berikut sedikit penjelasan yang berkaitan dengan Negara Jamaika yang termasuk dalam kategori negara berkembang, sekaligus permasalahan yang terjadi dan bagaimana kebijakan pemerintah dalam mengatasi permasalahan tersebut.  

    A.      POLITIK
    ·         Pemilu terakhir di Jamaika telah dimenangkan oleh People’s National Party (PNP) yang mengalahkan Jamaica Labour Party (JLP). Kemenangan PNP telah membawa Portia Simpson Miller menjadi Perdana Menteri yang dilantik sejak tanggal 5 Januari 2012.
    ·         Kebijakan utama PM Simpson Miller adalah memperbaiki kondisi ekonomi dalam negeri dengan menerapkan kebijakan market-friendly untuk mengurangi angka pengangguran (12,8% pada tahun 2011) dan angka kriminalitas (22% pada tahun 2010) yang cukup tinggi. Hal serupa tercermin dalam kebijakan luar negeri Jamaika yang fokus pada pemberantasan obat bius ilegal dan memperkuat hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat sebagai salah satu mitra utama perdagangan Jamaika.
    ·         Dalam tataran regional, Jamaika memiliki kepentingan untuk memperkuat integrasi kawasan Karibia. Saat ini Jamaika menjadi anggota pada beberapa organisasi internasional kawasan seperti Caribbean Community (CARICOM), Community of Latin American and Caribbean States (CELAC), Organization of American States (OAS), African Caribbean and Pacific Group of States (ACP) dan Petrocaribe
    ·         Dalam konteks multilateral, Jamaika merupakan anggota dari Gerakan Non-Blok (GNB) dan Kelompok 77 + Cina.

    B.      EKONOMI
    ·         Oleh karena kedekatan geografisnya dengan Amerika Serikat dan kanal Panama, Jamaika memiliki potensi perekonomian yang cukup besar. Baik itu potensi kekayaan bahan tambang seperti aluminium dan bauksit, potensi di sektor pertanian khususnya komoditas tebu dan pisang serta potensi sebagai salah satu tujuan wisata. Akan tetapi potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menjadikan Jamaika sebagai negara maju di kawasan Karibia.
    ·         Pada tahun 2014, Bank Dunia  menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, pertumbuhan real per capita GDP Jamaika hanya sebesar 1%, yang kemudian hal ini menjadikan Jamaika  tergolong sebagai salah satu Negara berkembang dengan pertumbuhan ekonomi paling lambat di dunia.
    ·         perekonomian Jamaika mengalami kendala. Pertumbuhan ekonomi yang lambat, tingginya hutang publik dan rentan terhadap guncangan dari luar. Debt to GDP ratio mencapai lebih dari 100% sejak tahun 2001 dan bahkan pada tahun 2012 mencapai 140%. Hal ini menjadikan pembayaran bunga hutang menjadi komponen terbesar dari pengeluaran pemerintah.
    ·         Dalam mengatasi tingginya hutang pemerintah pada awal tahun 2010, Pemerintah Jamaika meluncurkan inisiatif Jamaican Debt Exchange (JDX) untuk merestrukturisasi hutang domestik dan menjalin kerjasama dengan International Monetary Fund (IMF) terkait pinjaman sebesar USD 1,27 miliar untuk pemulihan ekonomi. Namun kerjasama ini hanya berjalan 1 tahun dikarenakan keberatan IMF atas kebijakan Pemerintah Jamaika untuk membayarkan selisih gaji pegawai pemerintah yang dibekukan sebagaimana isi kesepakatan antara IMF-Pemerintah Jamaika.
    ·         Semenjak kepemimpinannya pada Januari 2012, pemerintahan Perdana Menteri Portia Miller Simpson memfokuskan kepada reformasi ekonomi khususnya untuk menciptakan stabilitas perekonomian, mengurangi hutang, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan ekonomi (resilience). Salah satu kebijakan PM Simpson adalah melakukan negosiasi dengan IMF untuk kembali mendapatkan bantuan keuangan. Negosiasi ini menghasilkan kesepakatan kerja sama Extended Fund Facility (EFF)dengan IMF selama 4 tahun (1 Mei 2013-30 April 2017) dengan total nilai bantuan sebesar USD 932 juta. Untuk melengkapi paket bantuan dari IMF, untuk periode yang sama Bank Dunia dan the Inter-American Development Bank (IDB) juga mengalokasikan dana masing-masing sebesar USD 510 juta kepada Pemerintah Jamaika. Sementara itu lembaga keuangan lainnya yaitu the International Finance Corporation (IFC) dan Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) akan tetap mendukung perkembangan sektor swasta di Jamaika.
    ·         Adanya bantuan tersebut kemudian berhasil mendorong Jamaika mencapai pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 1,7% (2011), 0,72% (2012), 1,27% (2013) dan sebesar 1,1% (2014).

    C.      PENDIDIKAN
    ·         Pendidikan di Jamaika diawasi oleh Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan dan dikelola di tingkat lokal dimana sistem ini erat dengan model di Inggris, dan sekolah umum gratis dan wajib untuk semua anak-anak antara usia 6 sampai 16 tahun.
    Departemen Kebudayaan dan Pendidikan di Jamaika mengeksekusi mandat Pemerintah memastikan sistem yang mengamankan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi semua orang di Jamaika untuk mengoptimalkan pengembangan individu dan nasional. Dengan demikian, Departemen Pendidikan adalah kekuatan pendorong untuk perubahan, pertumbuhan dan perkembangan di bidang pendidikan, menyediakan kerangka legislatif, kebijakan, strategi, rencana, dan sumber daya untuk mengaktifkan lembaga, instansi dan badan-badan lainnya untuk mencapai mandat yang disepakati.



    HUBUNGAN INDONESIA-JAMAIKA

    1.      Dalam Bidang Politik
    ·         Hubungan diplomatik RI - Jamaika secara resmi dibuka pada tanggal 17 Desember 1981 dengan ditandatanganinya Komunike Bersama Pembukaan Hubungan Diplomatik pada tingkat Kedutaan Besar. Sesuai dengan SK Menlu No. SK.06/A/OT/VI/2004/01 tanggal 1 Juni 2004, Jamaika secara administratif masuk dalam akreditasi KBRI Havana.
    ·         Hubungan diplomatik dalam tingkat multilateral ditandai oleh kesepakatan saling mendukung terhadap kepentingan masing-masing negara di berbagai organisasi Internasional. Jamaika dan Indonesia merupakan anggota dari Gerakan Non-Blok.
    ·         Selama ini Indonesia dan Jamaika telah mengadakan pertemuan Komisi Bersama sebanyak dua kali. Pertemuan pertama diadakan di Kingston pada tanggal 31 Maret – 1 April 2003 dan Pertemuan kedua diadakan di Jakarta pada tanggal 27-28 November 2007.

    2.      Dalam Bidang Ekonomi
    ·         Nilai total perdagangan dengan Jamaika menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Untuk periode tahun berjalan Januari-April 2015, total nilai perdagangan bilateral mencapai US$ 4,8 juta. Produk ekspor utama Indonesia ke Jamaika periode 2012-2014 antara lain adalah produk minyak kelapa sawit, rempah-rempah, produk sabun dan produk furniture. Sementara produk impor utama Indonesia dari Jamaika, antara lain adalah limbah besi dan aluminium, produk kertas, dan suku cadang kendaraan.

    3.      Dalam Bidang Sosial
    ·         Hubungan bilateral di bidang penerangan, sosial dan budaya antara Indonesia dengan Jamaika belum dilandasi oleh suatu Persetujuan Kebudayaan. Selama ini, hubungan kedua negara lebih banyak dilakukan dalam bentuk pemberian bantuan kemanusiaan dari Indonesia kepada Jamaika sebagai salah satu negara yang rentan terhadap bencana badai.


     
          Jika berbicara negara Jamaika, siapa yang tidak kenal dengan sosok yang satu ini????? Terkenal sekali dengan aliran musik reggaenya dan bahkan ia mendapat julukan “King Of Reggae”.
    Foto Bob Marley

         Ya, ia adalah BOB MARLEY. Lalu apa yang akan dibahas dari seorang Bob Marley ini??

         Bukan berbica soal musiknya namun bagaimanana Bob Marley ini mampu menjadi seorang revolusioner dalam lagunya dan bahkan perannya sangat besar dalam menyuarakan perlawanan masyarakat Jamaika khususnya kepada masyarakat miskin dan tertindas.

    Sekilas tentang kehidupan Bob Marley.

          Bob Marley terlahir dengan nama Robert Nesta Marley, pada 6 Februari 1945, dari ayah dan ibu yang berasal dari ras yang berbeda. Ayahnya, Norval Marley, seorang kulit putih yang menjadi perwira angkatan laut kerajan Inggris. Sedangkan ibunya, Cedella Booker, adalah seorang pekerja di perkebunan. Karena perbedaan ras itulah, ayah dan ibunya dipaksa untuk tidak bersatu.
        Bob Marley benar-benar merasakan pedihnya rasialisme dan juga merasakan perihnya kemiskinan. Karena tekanan kemiskinan, Marley yang mulai beranjak dewasa dan ibunya harus mengadu nasib di Kingston. Tepatnya di daerah Trench Town. Pada usia 14 tahun ia berhenti sekolah. Saat itu, untuk menyambung hidup, Bob sempat bekerja sebagai tukang las dan petugas kebersihan hotel. Kenangan Bob akan kota itu membekas dalam ingatannya. Beberapa karyanya terinspirasi oleh kota itu, seperti No Woman No Cry (1974), Trench Town Rock (1975) dan Trench Town—yang terakhir ini dirilis pada tahun 1983. Namun demikian, di kota inilah Bob mengembangkan bakat musiknya.
         Ketika ia mulai rekaman single pertamanya, di tahun 1961, Jamaika masih di bawah jajahan Inggris. Lagu-lagu Bob Marley banyak merefleksikan keadaan di bawah kolonialisme Inggris, seperti lagu berjudul Judge Not, Terror, dan One More Cup of Coffe. Tahun 1962, Jamaikan memperoleh kemerdekannya. Namun demikian, dominasi ekonomi oleh kolonialisme barat terus berlanjut. Mayoritas rakyat Jamaika, terutama kaum pribumi dan lapisan sosial terbawah, tetap kesulitan mengakses kebutuhan dasarnya, seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, pekerjaan yang layak, dan lain-lain. Lagu-lagu Bob Marley jelas memihak, terutama kepada rakyat tertindas. Karena itu, lagu-lagu Bob Marley banyak mengambil tema tentang kemiskinan, ketidakadilan, ketimpangan u No Woman No Cry, One Drop, Concrete Jungle, Slave Driver, Burnin’ and Looting’ dan lain-lain. Namun, lagu-lagu Bob Marley bukan hanya menyuarakan ketertindasan rakyat, tetapi juga menyuarakan perlawanan. Ini sangat nampak pada lagu Get Up, Stand Up. Lagu itu terang-terangan mengajak kaum tertindas untuk bangkit dan berlawan.

          Bob Marley dan Politik Jamaika Pasca Kemerdekaannya
         Pasca kemerdekaannya, politik Jamaika terbelah dalam dua kutub: antara Partai Rakyat Nasional (PNP) yang nasionalis-progressif versus Partai Buruh Jamaika (JLP) yang konservatif. PNP dipimpin oleh Michael Manley. Partai ini menjanjikan redistribusi kekayaan dan mengangkat derajat ekonomi dan martabat kelas sosial paling bawah.
         Tahun 1972, PNP memenangi pemilu dan menempatkan Manley sebagai Perdana Menteri. Saat itu, pemerintahan PNP berjuang keras untuk mengatasi kemiskinan dan buta-huruf. Kebijakan pemerintahan PNP saat itu adalah menggratiskan pendidikan, menaikkan upah minimum pekerja, dan memberikan subsidi bagi sektor sosial paling rentan. Kebijakan luar negeri PNP juga progressif dan anti-imperialis, termasuk upaya merapatkan hubungan dengan pemerintahan Fidel Castro di Kuba.
         Menjelang pemilu 1976, eskalasi politik meningkat. Kelompok oposisi, yang terdiri dari JLP dan pimpinannya Edward Seaga, melancarkan aksi kekerasan. Imperialisme AS melalui CIA berusaha menggunakan Edward Seaga dan JLP untuk mendestabilisasi pemerintahan PNP. Akibatnya, kerusuhan jalanan tak terhindarkan.
         Saat itu, untuk meredam eskalasi kekerasan, pemerintahan PNP menyelenggarakan kongser bertajuk “Smile Jamaica”. Kendati tidak berafiliasi dengan pemerintahan PNP, Bob Marley setuju tampil di kongser tersebut. Namun, dua hari menjelang kongser, terjadi upaya pembunuhan terhadap Marley dan keluarganya. Saat itu, kelompok bersenjata yang terkait dengan JLP menyatroni rumah dan melepaskan tembakan membabi-buta. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Bob hanya mengalami luka kecil. Sedangkan istrinya, Rita, terserempet peluru di kepalanya. Luka terparah dialami oleh manajernya, Don Taylor, yang tertembak lima kali dan sempat kritis.
        Teror itu tidak menghentikan langkah Bob dan kongser itu. Justru, lantaran penembakan itu, antusiasme massa makin meningkat. Sedikitnya 80.000 orang menghadiri kongser itu. Bob hadir di kongser itu dengan keberanian luar biasa. Bahkan, sebelum menyanyi, ia menyempatkan memperlihatkan lukanya kepada penonton.
         Namun, tak lama setelah kejadian itu, Bob pindah ke london. Di sana ia melahirkan dua album: Exodus (1977) dan Kaya (1978). Namun, pada tahun 1978, Marley kembali ke Jamaika untuk berpartisipasi dalam kongser One Love Peace.
         PNP sendiri berkuasa kembali di tahun 1976. Namun, gangguan dari sayap kanan, terutama JLP yang disokong CIA/AS, terus berlangsung. Dan aksi kekerasan menggoyang pemerintahan PNP terus berlanjut hingga tahun 1980. Di pemilu 1980, PNP kalah. Pemenangnya adalah JLP dan Edward Seaga menjadi Perdana Menteri.

     

    REFERENSI




23 komentar:

  1. Terakhir tau tentang negara jamaika diwaktu SD dan skrg menemukan artikel ttg Jamaika. Membantu sekali. Thanks Valen👌

    BalasHapus
  2. Saya hanya tau ttg raegeenya dari jamaika. Dan ternyata masih terdapat banyak permasalahan di dalam negaranya..
    Great info valent!!

    BalasHapus
  3. walau sejarahnya kurang baik tp akhirnya negara Jamaika bisa berkembang juga
    terimakasih informasinya ..

    BalasHapus
  4. Makasih valen semoga Indonesia bs nyontoh jamaica ya dengan menggratiskan sekolah untuk anak 6tahun sampai 16tahun;)

    BalasHapus
  5. Makasih valen semoga Indonesia bs nyontoh jamaica ya dengan menggratiskan sekolah untuk anak 6tahun sampai 16tahun;)

    BalasHapus
  6. Pas banget sama tugas observasiku nih jamaica. Makasih mbak narasumbe. :D

    BalasHapus
  7. Semoga jamaika bisa maju lagi dan semoga kerja sama dengan indonesian bisa berkembang lagi

    BalasHapus
  8. Makasih informasinya bisa menambah pengetahuan

    BalasHapus
  9. Makasih informasinya bisa menambah pengetahuan

    BalasHapus
  10. Sangat membantu sekali , jamaica kota tumbuhan hijau

    BalasHapus
  11. Salut sama Jamaika walaupun perekonomian nya susah tp all out di sektor pendidikan dg mengratiskan pendidikan nya. Thanks valen infonya tentang Jamaika..

    BalasHapus
  12. Makasih infonya tentang Negara kepulauan penghasil bauksit.

    BalasHapus
  13. bagus sekali kak informasinya, menambah wawasan saya :)

    BalasHapus
  14. Semoga hubungan yang terjalin antara indonesia dengan jamaika tetap baik dan saling menguntungkan . Terimakasih the best artikelnya kaaakk 😊😊😊😊

    BalasHapus
  15. wah keren sekali sistem pendidikan di jamaika ,
    tanggung jawab pemerintah terhadap warga negaranya terasa sekali ...

    so cool ...

    BalasHapus
  16. Ternyata indonesia memiliki hubungan internasional dengan jamaika juga?
    Trims btw infonya hahaha

    BalasHapus
  17. Wah jamaica, jujur saya kurang informasi tentang negara satu ini, tp habis baca blog kamu jadi tau valen.. Makasih infonya dan blog km menarik sekali:)

    BalasHapus
  18. Ternyata selain penyanyi, Bob Marley juga menjadi salah satu orang yang berpengaruh di negara Jamaika ya. Nice info!

    BalasHapus
  19. Infonya bagus banget baru tahu saya soal keadaan jamaica. Makasih kak

    BalasHapus
  20. Sangat membantu sekali,jadi lebih tahu lagi bagaimana negara jamaica. Terimakasih

    BalasHapus
  21. ternyata banyak ya info yang bisa diketahui dari Jamaika. selama ini aku tau cuma reggae nya aja..hihihi

    BalasHapus
  22. looooh ternyata pakde bob juga salah satu orang yg jadi revolusioner gara2 lirik lagunya terinspirasi dari tanah airnya, kirain pas dia lagi galau trus bikin lagu.... hahaha.... makasih infonya mbak

    BalasHapus